lalangit

Archive for the ‘The Poetry’ Category

Proklamasi ‘Gaya Baru’

In Rentangan, The Poetry on 17 Agustus 2011 at 10:00 am

PROKLAMASI

Kami Bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kebeloem-merdekaan Indonesia

Hal-hal mengenai pemberantasan koroepsi dan sebagainja
diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 11
Atas nama Bangsa Indonesia

??????

haryo indrasmoro signature

Kemerdekaan Itu Sungguh Bermakna

In Kompetisi, Masa, Rentangan, The Poetry on 17 Agustus 2010 at 10:00 am

Kemerdekaan negeri dan bangsaku sangatlah berharga dan sungguh bermakna. Direbut dan diraih dengan terentang lama, melalui anak-anak negeri yang berharap nusantara ini merdeka. Kemerdekaan negeriku diwariskan dari jutaan harapan, pengorbanan, rintihan, air mata dan rentetan doa pendahuluku yang amat banyak tak mencicipinya kini. Akankah diri ini bersyukur atas kemerdekaan yang kunikmati tanpa sedikitpun mengisinya dengan hal-hal yang sarat makna? Negeriku, Bangsaku, telah terlahir kini Negaraku, 65 tahun yang silam. Indonesiaku Negaraku, masih memerlukan dan menerima peluh ikhtiar anak bangsa untuk membangun dan mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan negara ini ada.

65 tahun terlewati, Baca entri selengkapnya »

Kehendak dan Keinginan

In The Poetry on 17 April 2009 at 4:03 pm

Wahai hamba-Ku,
Dikau punya keinginan, Aku pula berkehendak.
Dan tidak akan pernah ada, kecuali apa – apa yang Ku-kehendaki.

Jika kamu pasrahkan keinginanmu terhadap kehendak-Ku,
Maka akan Ku-cukupkan apa – apa kebutuhanmu.
Jika tak kau serahkan keinginanmu terhadap kehendak-Ku,
Maka akan Aku sibukkan dirimu dengan keinginan – keinginanmu itu.

Dan tak ‘kan pernah ada, kecuali apa – apa yang Ku-kehendaki.
Maka pasrahkanlah, pasrahkanlah, pasrahkanlah…

Lalangit

In The Poetry on 17 April 2009 at 3:43 pm

It is death, nearest thing in my life
every soul shall have a taste of…
It is past, the farthest place from me
no matter how hard I try, still unreachable…