lalangit

Inspirasi Smarter Computing

In Kompetisi, Rentangan on 27 April 2011 at 7:00 am

Menjelang peringatan 100 tahun, IBM kembali mempersembahkan inovasi terbaru komputasi super bertema smarter computing. Menarik untuk menelaah lebih jauh perihal tema ini, sebab penulis percaya IBM sudah berpengalaman menghadirkan dan mempertontonkan manfaat teknologi komputasi untuk menciptakan kehidupan planet kita ini lebih cerdas.

Simak saja, IBM menggelar pertarungan di tahun 1997 antara sistem Deep Blue dengan Grand Master catur Garry Kasparov. Kini, IBM menghadirkan Watson, sistem kecerdasan artifisial komputer yang mampu memberikan jawaban dari pertanyaan yang diajukan dalam bahasa natural. Kemampuan Watson pun dipertontonkan dalam acara kuis Jeopardy!, mengalahkan jawara manusia pemegang rekor sebelumnya.

Avatar Watson, diambil dari Wikipedia

Avatar Watson, diambil dari Wikipedia

Dengan kapasitas demikian, penulis membayangkan inovasi IBM ini akan sangat membantu memecahkan permasalahan kehidupan rumit yang melibatkan penyelesaian perhitungan kompleks. Sebut saja pertanyaan, “Apakah seseorang terlibat dalam tindak pidana korupsi?”.  Tentu data yang terlibat di balakang dalam perhitungan analitiknya rumit dan banyak, mulai dari laporan kekayaannya, saldo rekeningnya, take home pay per tahunnya, belanja konsumsinya, belanja investasinya, dan segala macam yang terkait dengan pos input dan output kocek seseorang beserta aspek legalitasnya. Hal ini tentu sangat melegakan bagi lembaga KPK dan bisa kita hitung berapa banyak harta kekayaan negara yang bisa diselamatkan. Penurunan angka korupsi akan semakin nyata, terlebih lagi bila “Watson” dipakai sebagai early corruption detection system, wah… wah… penulis jamin negara Indonesia akan makmur sentosa. 

Satu lagi permasalahan negeri ini yang perlu dibantu “Watson”, ini berkaitan dengan ketentraman. Yakni, pencegahan aksi bom dan terorisme. Kalau dipikir-pikir bagaimana pelacakannya? Sebutlah aliran dana mencurigakan, rekening saldo yang aneh, variabel-variabel lain, dan asuransi kematian. Lho, asuransi kematian? Poin ini justru penting. Secara logika, pelaku teror bom yang “cerdas” tentu tidak akan “membeli” asuransi kematian. Kenapa? Rugi bayar premi, kalau mati klaimnya pasti ditolak, sebab kematiannya tidak wajar dan tidak bisa diterima dalam perjanjian asuransi.

Kalau begitu, adakah ide menarik lainnya?

haryo indrasmoro signature

Iklan
  1. wah ide yang bagus nih, “watson” bener” smarter computing deh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: